video dan animasi.media pembelajaran ipa terpadu.

RPP Ipa Biologi SMP Kelas VII

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 5. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan.
Kompetensi Dasar : 5.1 Melaksanakan pengamatan objek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik dan abiotik.
Indikator : 1. Membedakan gejala alam kebendaan dan kejadian pada objek abiotik melalui pengamatan.
2. Membedakan gejala alam kebendaan dan kejadian pada objek biotik melalui pengamatan.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian komponen biotik.
2. Menyebutkan beberapa contoh dari komponen biotik.
3. Menjelaskan pengertian komponen abiotik.
4. Menyebutkan beberapa contoh dari komponen abiotik.
5. Menjelaskan gejala alam biotik yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
6. Menjelaskan gejala alam abiotik yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Pembelajaran : Gejala Alam Biotik dan Abiotik
Metode Pembelajaran : Model
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Ceramah

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Hewan tergolong komponen biotik atau abiotik?
- Mengapa eceng gondok dapat tumbuh subur di perairan dekat persawahan?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan komponen biotik dan abiotik?
- Bagaimana eceng gondok dapat tumbuh subur di perairan dekat persawahan?
b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian komponen biotik.
. Peserta didik berdiskusi kelompok menyebutkan beberapa contoh dari komponen biotik.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian komponen abiotik.
. Peserta didik berdiskusi kelompok menyebutkan beberapa contoh dari komponen abiotik.
. Peserta didik berdiskusi kelompok membedakan komponen biotik dan komponen abiotik.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan gejala alam biotik maupun gejala alam abiotik yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
. Peserta didik berdiskusi kelompok membedakan gejala alam biotik dan gejala alam abiotik.
. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 25-29
b. Lingkungan

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes tertulis
- Observasi
b. Bentuk Instrumen:
- PG
- Lembar observasi
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes PG
Berikut ini manakah yang termasuk gejala alam kejadian pada objek biotik....
a. bau c. warna
b. tumbuh d. ukuran































...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 5. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan.
Kompetensi Dasar : 5.3 Menggunakan mikroskop dan peralatan pendukung lainnya untuk mengamati gejala-gejala kehidupan.
Indikator : 1. Mengenal bagian-bagian mikroskop.
2. Menggunakan mikroskop dengan benar (mengatur fokus, pencaha-yaan, dan menemukan objek mikroskop).
3. Membuat prediksi bangun 3 dimensi apabila tersedia hasil penga-matan 2 dimensi (horizontal dan vertikal).
4. Membuat sayatan menurut arah tertentu (melintang, membujur, dll).
5. Membuat preparat basah.
6. Melakukan pembedahan dengan alat dan cara yang tepat.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menyebutkan nama bagian-bagian mikroskop.
2. Menunjukkan nama bagian-bagian mikroskop.
3. Menjelaskan fungsi bagian-bagian mikroskop.
4. Menggunakan mikroskop dengan benar.
5. Menyebutkan nama bentuk sayatan.
6. Membuat sayatan (melintang dan membujur).
7. Membuat preparat basah.
8. Membuka penutup tubuh hewan.
9. Mengoleksi makhluk hidup.
10. Menjelaskan cara mengawetkan hewan dan tumbuhan.
Materi Pembelajaran : Mikroskop
Metode Pembelajaran : Model
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Demonstrasi
- Eksperimen

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Alat apakah yang digunakan untuk melihat benda yang sangat kecil?
- Pernahkah kalian melihat mikroskop?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan mikroskop?
- Bagaimana cara menggunakan mikroskop?
. Pra eksperimen
- Berhati-hatilah menggunakan mikroskop.
b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian mikroskop dan kegunaannya.
. Guru mempresentasikan bagian-bagian mikroskop dan menunjukkannya kepada peserta didik.
. Guru meminta salah satu peserta didik untuk melakukan hal yang sama seperti yang ditunjukkan oleh guru, jika ada kesalahan langsung diberi umpan balik.
. Guru mendemonstrasikan langkah-langkah penggunaan mikroskop, pengamatan pada suatu objek, cara menggambar hasil, menentukan bangun benda dan ukuran benda di bawah mikroskop.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mengambil mikroskop, gelas benda, kaca penutup, potongan kertas, dan rambut.
. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati objek dengan mikroskop.
. Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
. Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengetahui dan memahami cara mengukur objek mikroskopis dengan mikroskop.
. Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan mikroskop, mikrometer, gratikula dan lalat buah.
. Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilaku-kan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
. Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan.
. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan pada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) merangkum kegiatan yang telah dilaksanakan.


PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Bagaimana cara membuat sayatan?
- Pernahkah kalian membuat preparat basah?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan sayatan?
- Bagaimana cara membuat preparat basah?
. Pra eksperimen
- Berhati-hatilah menggunakan mikroskop.

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian sayatan dan jenisnya.
. Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai tujuan membuat sayatan.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mengambil mikroskop, silet, pinset, cawan kecil, pipet tetes, gelas benda, gelas penutup, botol bekas kopi, plastik, air kolam, batang yang muda dan tidak berkayu.
. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen membuat sayatan dan preparat basah.
. Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan maksud membuka penutup tubuh hewan.
. Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen membuka penutup tubuh hewan.
. Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan gunting, jarum pentol, pinset, nampan bedah, parafin, ikan, katak dan kloroform.
. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
. Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan.
. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Guru menjelaskan cara mengawetkan hewan dan tumbuhan.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 29-40
b. Buku referensi yang relevan
c. Alat-alat praktikum

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes unjuk kerja
- Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
- Uji petik kerja prosedur
- Uraian
- Tes identifikasi
c. Contoh Instrumen:
- Contoh uji petik kerja prosedur
Tentukan dan sebutkan bagian-bagian mikroskop.

No Aspek Skor
1. Kelengkapan bagian mikroskop yang disebut namanya 1
2 Kebenaran posisi setiap bagian mikroskop yang disebut namanya 2
Skor maksimum 3

- Contoh tes uraian
Jelaskan bagaimana cara membuat preparat irisan membujur batang.













...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 5. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan.
Kompetensi Dasar : 5.4 Menerapkan keselamatan kerja dalam melakukan pengamatan gejala-gejala alam.
Indikator : 1. Memegang, membawa dan memperlakukan alat dan bahan secara aman.
2. Mendeskripsikan alat dan bahan yang berbahaya.
3. Mengidentifikasi simbol-simbol dalam laboratorium.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan fungsi dari laboratorium.
2. Mengetahui peraturan yang harus ditaati ketika berada di dalam laboratorium.
3. Mengetahui cara membawa dan menggunakan alat demi untuk keselamatan.
4. Menyebutkan bahan-bahan kimia di dalam laboratorium yang berbahaya bagi kesehatan.
5. Menjelaskan cara menyimpan dan mengambil bahan-bahan kimia yang ada di dalam laboratorium.
6. Mengidentifikasi simbol-simbol dan alat-alat yang ada di dalam laboratorium.
7. Menjelaskan arti simbol-simbol dalam bahan kimia.
Materi Pembelajaran : Keselamatan Kerja
Metode Pembelajaran : Model
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Demonstrasi

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Bolehkah kita menghirup bahan kimia secara langsung?
- Apakah arti dari tanda silang yang terdapat pada bahan kimia?
. Prasyarat pengetahuan
- Peraturan apa sajakah yang harus ditaati ketika berada di dalam laboratorium?
- Apakah arti dari simbol-simbol dalam bahan kimia?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan fungsi dari laboratorium.
. Peserta didik berdiskusi kelompok menyebutkan beberapa alat dan bahan yang terdapat di dalam laboratorium.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan peraturan yang harus ditaati ketika berada di dalam laboratorium.
. Guru mendemonstrasikan cara membawa dan menggunakan alat-alat yang ada di dalam laboratorium demi untuk keselamatan kepada peserta didik.
. Guru meminta salah satu peserta didik untuk melakukan hal yang sama seperti yang ditunjukkan oleh guru, jika ada kesalahan langsung diberi umpan balik.
. Peserta didik berdiskusi kelompok menyebutkan bahan-bahan kimia di dalam laboratorium yang berbahaya bagi kesehatan.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan cara menyimpan dan mengambil bahan-bahan kimia yang ada di dalam laboratorium.
. Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai arti simbol-simbol dalam bahan kimia yang ada di dalam laboratorium.
. Peserta didik (bersama guru) keliling laboratorium untuk mengidentifikasi simbol-simbol dan alat-alat yang ada di dalam laboratorium.
. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 44-48
b. Buku referensi yang relevan
c. Alat dan bahan praktikum

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes unjuk kerja
- Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
- Uji petik kerja prosedur
- PG
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes PG
Peraturan laboratorium berikut harus kamu taati, kecuali....
a. jangan makan di dalam laboratorium c. jangan berlari-lari di dalam laboratorium
b. jangan bertanya d. jangan menghirup gas terlalu dalam














...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 6. Memahami keanekaragaman makhluk hidup.
Kompetensi Dasar : 6.1 Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup.
Indikator : 1. Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup.
2. Membuat laporan ciri-ciri makhluk hidup berdasarkan observasi.
3. Membedakan ciri tumbuhan dan hewan.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan perbedaan makhluk hidup dan makhluk tak hidup.
2. Menyebutkan ciri-ciri makhluk tak hidup.
3. Mengetahui reaksi tumbuhan terhadap rangsangan.
4. Menentukan ciri-ciri makhluk hidup berdasarkan pengamatan.
5. Membuat laporan ciri-ciri makhluk hidup berdasar hasil observasi.
6. Menjelaskan perbedaan antara hewan dan tumbuhan.
Materi Pembelajaran : Ciri-ciri Makhluk Hidup
Metode Pembelajaran : Model
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Observasi
Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Apakah perbedaan antara batu dengan ayam?
- Mengapa tumbuhan putri malu akan mengatup daunnya bila tersentuh?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah ciri-ciri makhluk hidup?
- Apakah perbedaan antara hewan dan tumbuhan?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah dan mencatat semua yang ditemukan.
. Peserta didik berdiskusi kelompok mencari perbedaan makhluk hidup dan tak hidup.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan ciri-ciri makhluk hidup.
. Wakil tiap kelompok diminta mengambil tumbuhan putri malu, batang korek api dan air.
. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui reaksi tumbuhan putri malu terhadap rangsangan sentuh.
. Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
. Peserta didik (bersama guru) mengamati satu pot tanaman yang subur dan men-diskusikan mengapa di sekeliling tumbuhan induk banyak tumbuhan yang kecil-kecil.
. Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen menanam kacang hijau, satu pot diletakkan di tempat terang dan satu lagi di tempat gelap.
. Peserta didik secara berkelompok diminta mengamati dan membuat kesimpulan dari kegiatan tersebut, setelah 4-5 hari kemudian.
. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan perbedaan antara hewan dan tumbuhan.
. Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan.
. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah, peserta didik diminta untuk mengamati makhluk hidup dalam daftar berikut:
- jamur yang tumbuh pada roti - cacing tanah
- biji yang sedang berkecambah - ikan
- daun pada pohon yang masih hidup - katak
- tanaman berbunga - diri kalian sendiri
Tuliskan masing-masing ciri makhluk hidup yang dapat kalian amati.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 49-62
b. Alat dan bahan praktikum
c. Lingkungan

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes kinerja
- Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
- Tes unjuk kerja produk
- PG
- Uraian
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes unjuk kerja produk
Mengetahui reaksi tumbuhan putri malu terhadap rangsangan sentuhan dan air.
Jenis rangsangan Bagian tumbuhan yang diberi rangsangan Reaksi tumbuhan

Sentuhan Ujung daun
Pangkal daun
Batang

Tetesan air Ujung daun
Pangkal daun
Batang
- Contoh tes PG
Zat-zat sisa metabolisme yang harus dikeluarkan dari tubuh kita sebagai berikut, kecuali...
a. urin (air seni) c. kelenjar pencernaan
b. karbon dioksida d. keringat
- Contoh tes uraian
Apakah tujuan makhluk hidup berkembang biak?


...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 6. Memahami keanekaragaman makhluk hidup.
Kompetensi Dasar : 6.2 Mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan cirinya.
Indikator : 1. Membedakan makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya berdasarkan ciri khusus kehidupan yang dimilikinya.
2. Mendeskripsikan pentingnya dilakukan klasifikasi makhluk hidup.
3. Mengklasifikasikan beberapa makhluk hidup di sekitar berdasar ciri yang diamati.
4. Membuat perbandingan ciri-ciri khusus tiap kingdom dalam sistem 5 kingdom.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan tujuan klasifikasi makhluk hidup.
2. Menjelaskan dasar klasifikasi makhluk hidup.
3. Mengelompokkan hewan berdasarkan bentuk luar tubuh sebagai dasar klasifikasi.
4. Mengetahui klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus.
5. Mengetahui sistem klasifikasi 5 kingdom.
6. Menuliskan nama ilmiah makhluk hidup.
7. Menjelaskan tujuan kunci determinasi.
Materi Pembelajaran : Klasifikasi Makhluk Hidup
Metode Pembelajaran : Model
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Observasi

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Bagaimana cara mengelompokkan makhluk hidup?
- Apakah nama ilmiah dari tanaman padi?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah dasar klasifikasi makhluk hidup?
- Bagaimana aturan untuk menulis nama ilmiah makhluk hidup?
. Pra eksperimen
- Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah mendata makhluk hidup yang ada.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan tujuan klasifikasi makhluk hidup.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk menentukan dasar dari klasifikasi makhluk hidup (berdasarkan ukuran tubuh, lingkungan tempat tinggal, manfaat dan jenis makanan).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mengambil cawan petri, pinset, kaca pembesar, belalang, kumbang, kupu-kupu, capung, udang, semut, lalat, laba-laba dan kaki seribu.
. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengelompokkan hewan berdasarkan bentuk luar tubuh sebagai dasar klasifikasi.
. Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan kelemahan dari beberapa dasar klasifikasi makhluk hidup yang telah ditentukan sebelumnya.
. Guru menjelaskan dasar klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus dan sistem klasifikasi 5 kingdom.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan beberapa kelebihan dari dasar klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus dan sistem klasifikasi lima kingdom.
. Guru menjelaskan aturan tata nama ilmiah makhluk hidup dan memberikan beberapa contoh nama ilmiah makhluk hidup.
. Peserta didik dalam setiap kelompok berdiskusi untuk menuliskan nama ilmiah makhluk hidup yang ditemui di sekitar sekolah.
. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Guru menjelaskan tujuan adanya kunci determinasi dan memberikan contoh kunci determinasi untuk menempatkan makhluk hidup ke dalam suatu kingdom.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 63-78
b. Alat dan bahan praktikum
c. Lingkungan

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes unjuk kerja
- Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
- Uji petik kerja produk
- PG
- Uraian
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes uji petik kerja produk
Mengelompokkan hewan berdasarkan bentuk luar tubuh sebagai dasar klasifikasi.
1. Buatlah catatan mengenai ciri-ciri yang terdapat pada hewan kumbang, kupu-kupu, capung, udang, semut, lalat, laba-laba dan kaki seribu.
2. Dari semua hewan yang diamati, apakah ada yang memiliki ciri-ciri sama? Coba kelompokkan hewan-hewan yang memiliki ciri-ciri yang sama.
3. Catatlah hasil pengamatan kalian pada tabel pengamatan seperti di bawah ini.
Hewan Bagian tubuh Jumlah kaki Sayap
Belalang kepala
dada
perut 6 buah ada
- Contoh tes PG
Cara penulisan nama ilmiah tanaman padi menurut tata nama binomial adalah....
a. oryza sativa c. Oryza Sativa
b. oryza Sativa d. Oryza sativa
- Contoh tes uraian
Mengapa makhluk hidup harus diklasifikasikan?












































...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 6. Memahami keanekaragaman makhluk hidup.
Kompetensi Dasar : 6.3 Mendeskripsikan keragaman pada sistem organisasi kehidupan mulai dari tingkat sel sampai organisme.
Indikator : 1. Mendeskripsikan keragaman tingkat sel berdasarkan hasil pengama-tan menggunakan mikroskop.
2. Mendeskripsikan keragaman tingkat jaringan menurut sel-sel penyusunnya.
3. Mendeskripsikan keragaman tingkat organ dan sistem organ berda-sarkan hasil pengamatan..
4. Mengkaitkan hubungan antara sel, jaringan, organ dan sistem organ penyusun tubuh organisme.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian sel.
2. Menjelaskan bagian-bagian sel.
3. Membedakan sel tumbuhan dan sel hewan.
4. Mengamati bagian-bagian sel tumbuhan dan sel hewan.
5. Menjelaskan pengertian jaringan.
6. Menyebutkan macam-macam jaringan pada vertebrata dan manusia.
7. Menyebutkan macam-macam jaringan pada tumbuhan.
8. Mengenal jaringan-jaringan yang terdapat pada tumbuhan.
9. Menjelaskan fungsi dari macam-macam jaringan.
10. Menjelaskan pengertian organ.
11. Menyebutkan macam-macam organ pada vertebrata dan manusia.
12. Menyebutkan macam-macam organ pada tumbuhan.
13. Menjelaskan fungsi dari macam-macam organ.
14. Menjelaskan pengertian sistem organ.
15. Menyebutkan berbagai sistem organ pada vertebrata dan manusia.
16. Menyebutkan macam-macam sistem organ pada tumbuhan.
17. Menjelaskan fungsi dari macam-macam sistem organ.
18. Menjelaskan hubungan antara sel, jaringan, organ dan sistem organ penyusun tubuh
Materi Pembelajaran : Keragaman Pada Sistem Organisasi Kehidupan
Metode Pembelajaran : Model
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Observasi
- Eksperimen
Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Tahukah kalian bahwa telur ayam merupakan sel berukuran raksasa?
- Bagaimana air dan garam-garam mineral mengalir dari akar sampai ke daun?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan sel?
- Apakah fungsi dari jaringan xilem?
. Pra eksperimen
- Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.
b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian sel.
. Peserta didik memperhatikan model replika sel tumbuhan dan sel hewan yang dibawa guru.
. Peserta didik dalam setiap kelompok (bersama guru) mendiskusikan bagian-bagian sel tumbuhan dan sel hewan.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mengambil cotton bud atau pembersih telinga, gelas benda, gelas penutup, pipet, mikroskop dan metilen biru.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendapat lembar eksperimen yang memuat langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui bagian-bagian sel tumbuhan dan sel hewan.
. Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang terdapat pada lembar eksperimen.
. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan.
. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian jaringan.
. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengenal jaringan-jaringan yang terdapat pada tumbuhan.
. Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru dengan menggunakan gelas benda, gelas penutup, silet, pipet, gabus, mikroskop dan daun tumbuhan.
. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan fungsi dari macam-macam jaringan pada tumbuhan, vertebrata dan manusia.
. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Jaringan apa sajakah yang menyusun mata?
- Tubuh manusia terdiri dari berapa sistem organ?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan organ?
- Apakah yang dimaksud dengan sistem organ?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian organ dan menyebutkan macam-macam organ pada tumbuhan, vertebrata dan manusia.
. Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai fungsi dari macam-macam organ pada tumbuhan, vertebrata dan manusia.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik memperhatikan model replika organ pada tumbuhan, vertebrata dan manusia yang dibawa oleh guru.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian sistem organ dan menye-butkan macam-macam sistem organ pada tumbuhan, vertebrata dan manusia.
. Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan fungsi dari sistem organ pada tumbuhan, vertebrata dan manusia.
. Wakil tiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusi secara di depan kelas.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik memperhatikan model replika sistem organ pada tumbuhan, vertebrata dan manusia yang dibawa oleh guru.
. Guru menjelaskan urutan terbentuknya organisasi kehidupan dan memberikan pertanyaan kepada peserta didik sebagai umpan balik terhadap pemahaman materi.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 79-100
b. Buku referensi yang relevan
c. Alat-alat praktikum

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes unjuk kerja produk
- Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
- Uji petik kerja prosedur
- PG
- Uraian
c. Contoh Instrumen:
- Contoh uji petik kerja prosedur
Catatlah pada tabel pengamatan, bagian sel mana yang dimiliki atau tidak dimiliki oleh sel hewan dan sel tumbuhan.
Bagian sel Sel hewan Sel tumbuhan
Dinding sel
Membran sel
Inti sel + +
Kloroplas
Vakuola
Badan golgi
Retikulum endoplasma
Mitokondria
Nukleolus
- Contoh tes PG
Organel sel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan dan tidak terdapat pada sel hewan adalah....
a. inti sel c. vakuola
b. plastida d. selaput sel
- Contoh tes uraian
Sebutkan jaringan yang terdapat pada tumbuhan beserta fungsinya.









































...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem.
Kompetensi Dasar : 7.1 Menentukan ekosistem dan saling hubungan antara komponen ekosistem.
Indikator : 1. Mengidentifikasi satuan-satuan dalam ekosistem dan menyatakan matahari merupakan sumber energi utama.
2. Menggambarkan dalam bentuk diagram rantai makanan dan jaring-jaring makanan berdasar hasil pengamatan suatu ekosistem.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian ekosistem.
2. Menjelaskan satuan makhluk hidup dalam ekosistem.
3. Menyebutkan macam-macam ekosistem.
4. Menjelaskan komponen-komponen ekosistem.
5. Membedakan organisme autrotof dan organisme heterotof.
6. Membedakan organisme herbivora, karnivora dan omnivora.
7. Menjelaskan hubungan saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik.
8. Menjelaskan saling ketergantungan antara produsen, konsumen dan pengurai.
9. Menjelaskan pengertian rantai makanan, jaring-jaring makanan dan piramida makanan.
10. Membuat jaring-jaring makanan yang terbentuk dari sekumpulan rantai makanan.
11. Menjelaskan pengertian arus energi.
12. Menjelaskan siklus materi.
13. Menyebutkan pola interaksi organisme.
14. Membedakan simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme dan simbiosis komensalisme.
Materi Pembelajaran : Komponen Ekosistem, Peran, dan Interaksinya
Metode Pembelajaran : Model
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Observasi
- Eksperimen

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Dalam ekosistem, tumbuhan tergolong produsen atau konsumen?
- Apakah kucing tergolong hewan karnivora atau herbivora?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan produsen?
- Apakah yang dimaksud dengan hewan karnivora?
. Pra eksperimen
- Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah untuk mengamati lingkungan dan mencatat apa yang dilihat.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian ekosistem.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan satuan makhluk hidup dalam ekosistem (individu, populasi dan komunitas).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mengambil tali rafia, meteran, dan alat tulis untuk mengamati makhluk hidup yang terdapat di tempat pengamatan.
. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen memahami pengertian individu, populasi dan komunitas dalam suatu ekosistem.
. Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan macam-macam ekosistem berdasarkan proses terbentuknya.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan komponen-komponen ekosistem yaitu komponen biotik (produsen, konsumen dan dekomposer) dan komponen abiotik (air, tanah, udara, cahaya matahari, suhu dan kelembaban).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian dan contoh dari organis-me autrotof dan organisme heterotof.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan organisme yang termasuk ke dalam heterotof (herbivora, karnifora dan omnivora).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Bisakah tumbuhan hidup tanpa air?
- Apakah peran tumbuhan dalam rantai makanan?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah pengaruh air terhadap makhluk hidup?
- Apakah yang dimaksud dengan rantai makanan?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan hubungan saling ketergantungan antara komponen biotik dan abiotik.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua kotak atau nampan, alat tulis, kertas label, beberapa ekor cacing tanah dan tanah.
. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk mengetahui pengaruh komponen biotik terhadap komponen abiotik.
. Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
. Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai pengaruh air dan udara terhadap makhluk hidup, pengaruh tumbuhan terhadap tanah dan udara serta pengaruh cacing tanah terhadap kesuburan tanah.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan saling ketergantungan antara produsen, konsumen dan pengurai.
. Peserta didik dalam tiap kelompok mendiskusikan pengertian produsen, konsumen dan pengurai.
. Peserta didik secara berkelompok membuat nama makhluk hidup pada kertas karton dengan panjang 25 cm dan lebar 10 cm.
. Peserta didik diminta untuk bermain peran mengenai rantai makanan dan jaring-jaring makanan dengan menggunakan tali rafia dan nama makhluk hidup.
. Wakil dari tiap kelompok diminta mempresentasikan hasil dari bermain peran di depan kelas.
. Guru menanggapi hasil bermain peran peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Guru menjelaskan pengertian piramida makanan dan arus energi kemudian memberikan pertanyaan kepada peserta didik sebagai umpan balik terhadap pemahaman materi.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Bagaimana siklus oksigen terjadi di alam?
- Hubungan antara lebah dengan bunga tergolong simbiosis mutualisme atau simbiosis parasitisme?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah yang dimaksud dengan siklus materi?
- Apakah yang dimaksud dengan simbiosis mutualisme?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian siklus materi.
. Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai siklus oksigen, siklus karbon dan siklus air yang terjadi di alam.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah untuk memahami bentuk-bentuk hubungan yang terjadi antara 2 makhluk hidup.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pola interaksi organisme.
. Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme dan simbiosis komensalisme.
. Peserta didik berdiskusi kelompok untuk mencatat beberapa contoh pola interaksi organisme berdasarkan hasil pengamatan di halaman sekolah.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 101-130
b. Alat dan bahan praktikum
c. Lingkungan

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Observasi
- Tugas
b. Bentuk Instrumen:
- Lembar observasi
- Tugas proyek
c. Contoh Instrumen:
- Contoh lembar observasi
Lakukan pengamatan terhadap bentuk-bentuk simbiosis di sekitar rumah kalian dan catatlah hasilnya dalam tabel pengamatan di bawah ini.

No Pasangan makhluk hidup Bentuk simbiosis
Mutualisme Parasitisme Komensalisme
1 Lebah dengan madu + - -
2
3
4
5
6
7
8
9
10
- Contoh tugas proyek
Buatlah model diagram rantai makanan dan jaring-jaring makanan berdasar hasil pengamatan suatu ekosistem yang kamu amati. Lakukan dalam bentuk kerja kelompok dan presentasikan di depan kelas pada saat yang ditetapkan.











...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem.
Kompetensi Dasar : 7.2 Mengidentifikasikan pentingnya keanekaragaman makhluk hidup dalam pelestarian ekosistem.
Indikator : 1. Mendefinisikan makhluk hidup yang tergolong langka.
2. Menyebutkan contoh tumbuhan dan hewan yang tergolong makhluk hidup langka di suatu lokasi.
3. Mengemukakan pentingnya membudidayakan tumbuhan dan hewan langka.
4. Membuat tulisan untuk mengenalkan jenis, bentuk, dan manfaat tumbuhan dan hewan langka yang dilindungi.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menyebutkan makhluk hidup berdasarkan sistem klasifikasi 5 kingdom.
2. Menyebutkan makhluk hidup yang tergolong kingdom monera.
3. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh makhluk hidup yang tergolong kingdom monera.
4. Menyebutkan makhluk hidup yang tergolong kingdom protista.
5. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh makhluk hidup yang tergolong kingdom protista.
6. Menyebutkan makhluk hidup yang tergolong kingdom jamur (fungi).
7. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh makhluk hidup yang tergolong kingdom jamur (fungi).
8. Menyebutkan makhluk hidup yang tergolong kingdom tumbuhan (plantae).
9. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh lumut.
10. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh tumbuhan paku.
11. Membedakan lumut (bryophyta) dan tumbuhan paku (pterydophyta).
12. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae).
13. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae).
14. Membedakan tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae).
15. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh tumbuhan berkeping satu (monocotyledoneae).
16. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh tumbuhan berkeping dua (dicotyledoneae).
17. Membedakan tumbuhan berkeping satu (monocotyledoneae) dan tumbuhan berkeping dua (dicotyledoneae).
18. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh hewan tidak bertulang belakang (invertebrata).
19. Menjelaskan klasifikasi, ciri-ciri, dan contoh hewan bertulang belakang (vertebrata).
20. Membedakan kelompok hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata).
21. Menjelaskan pengertian sumber daya alam hayati.
22. Menyebutkan beberapa jenis tumbuhan yang telah langka di Indonesia.
23. Menyebutkan beberapa jenis hewan yang telah langka di Indonesia.
24. Membedakan cagar alam dan suaka margasatwa.
25. Membedakan taman nasional, taman wisata dan taman laut.
Materi Pembelajaran : Keanekaragaman Makhluk Hidup dan Upaya Pelestariannya
Metode Pembelajaran : Model
- Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Observasi

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Bakteri apakah yang digunakan untuk membuat fermentasi keju?
- Apakah manfaat dari ganggang merah (rhodophyta)?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah keuntungan bakteri bagi manusia?
- Apakah ciri-ciri dari ganggang merah (rhodophyta)?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah untuk mengamati dan mencatat makhluk hidup.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan makhluk hidup berdasarkan sistem klasifikasi 5 kingdom.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan ciri-ciri dari kingdom monera.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari kingdom monera.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan keuntungan dan kerugian bagi manusia dari organisme yang tergolong kingdom monera.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan ciri-ciri dari kingdom protista.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari kingdom protista.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan keuntungan dan kerugian bagi manusia dari organisme yang tergolong kingdom protista.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan ciri-ciri dari kingdom jamur (fungi).
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari kingdom jamur (fungi).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan keuntungan dan kerugian bagi manusia dari organisme yang tergolong kingdom jamur (fungi).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA
a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Apakah perbedaan antara lumut dan tumbuhan paku?
- Pohon kelapa tergolong tumbuhan berkeping satu atau tumbuhan berkeping dua?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah ciri-ciri dari tumbuhan paku?
- Apakah ciri-ciri dari tumbuhan berkeping satu?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah mengamati dan mencatat tumbuhan.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan ciri-ciri kingdom tumbuhan (plantae).
. Wakil dari tiap kelompok diminta mengamati lumut yang ada di tempat lembab dan basah.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh lumut.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mengamati tumbuhan paku yang ada di lingkungan sekolah (dibawa oleh guru).
. Peserta didik secara berkelompok menentukan jenis dan ciri-ciri tumbuhan paku yang ditemui.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari tumbuhan paku.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan keuntungan dan kerugian bagi manusia dari tumbuhan paku.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan lumut dan tumbuhan paku.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mengamati dan mencatat tumbuhan di lingkungan sekolah.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae).
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mengamati dan mencatat tumbuhan biji tertutup yang ada di lingkungan sekolah.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari tumbuhan berkeping satu (monocotyledoneae).
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari tumbuhan berkeping dua (dicotyledoneae).
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara tumbuhan berkeping satu (monocotyledoneae) dan tumbuhan berkeping dua (dicotyledoneae).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil bermain peran peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.



PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Cacing tanah tergolong cacing gelang atau cacing gilig?
- Mengapa badak bercula satu perlu dilindungi?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah ciri-ciri dari cacing gelang?
- Apakah manfaat dari suaka margasatwa?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah mengamati dan mencatat hewan.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan ciri-ciri kingdom hewan (animalia).
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari hewan tidak bertulang belakang (invertebrata).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mengamati hewan di lingkungan sekolah dan di laboratorium (hewan yang diawetkan).
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan klasifikasi, ciri-ciri dan contoh dari hewan bertulang belakang (vertebrata).
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara hewan tidak bertu-lang belakang (invertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian sumber daya alam hayati.
. Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan beberapa jenis tumbuhan dan hewan yang telah langka di Indonesia.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan perbedaan cagar alam dan suaka margasatwa.
. Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan tempat-tempat cagar alam dan suaka margasatwa yang ada di Indonesia.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Guru menjelaskan perbedaan antara taman nasional, taman wisata dan taman laut kemudian memberikan pertanyaan kepada peserta didik sebagai umpan balik.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 131-170
b. Alat dan bahan praktikum
c. Lingkungan

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes lisan
- Tes tertulis
- Penugasan
b. Bentuk Instrumen:
- Daftar pertanyaan
- Isian
- PG
- Tugas rumah
c. Contoh Instrumen
- Contoh tes lisan
Sebutkan 2 contoh hewan dan tumbuhan langka di Indonesia.
- Contoh tes PG
Bakteri digolongkan ke dalam kingdom....
a. protista c. jamur
b. monera d. animalia
- Contoh isian
Isilah tabel di bawah ini dengan menulis “ya” atau “tidak” pada kolom yang telah disediakan.

Bagian tumbuhan Tumbuhan
Ganggang Lumut Paku Gymnospermae Angiosspermae
Akar sejati
Batang sejati
Daun sejati
Xilem dan floem
Menghasilkan spora
Biji terletak terbuka di stobilus
Biji tertutup di dalam buah

- Contoh tugas rumah
Lakukan pengamatan secara berkelompok terhadap beberapa hewan di sekitar tempat tinggal kalian dan catatlah hasil pengamatan pada tabel pengamatan di bawah ini.
Nama hewan Tulang belakang Anggota tubuh Perkembangbiakan Tempat hidup
Kucing + 4 buah kaki Beranak darat















...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem.
Kompetensi Dasar : 7.3 Memprediksi pengaruh kepadatan populasi manusia dengan lingku-ngan.
Indikator : 1. Memprediksi hubungan antara populasi penduduk dengan kebutuhan air bersih dan udara bersih.
2. Memprediksi hubungan antara populasi penduduk dengan kebutuhan pangan.
3. Memprediksi hubungan antara populasi penduduk dengan keterse-diaan lahan.
4. Menjelaskan pengaruh meningkatnya populasi penduduk dengan kerusakan lingkungan.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian penduduk.
2. Menjelaskan akibat kepadatan populasi manusia.
3. Menyebutkan syarat-syarat air bersih.
4. Menjelaskan hubungan antara populasi penduduk dengan kebutuhan air bersih.
5. Menjelaskan pengertian udara bersih.
6. Menjelaskan hubungan antara populasi penduduk dengan kebutuhan udara bersih.
7. Menyebutkan dampak ketidakseimbangan antara bertambahnya penduduk dengan bertambahnya produksi pangan.
8. Menjelaskan dampak peningkatan populasi manusia terhadap ketersediaan lahan.
9. Menjelaskan pengaruh meningkatnya populasi penduduk terhadap kerusakan lingkungan.
10. Menjelaskan dampak kepadatan penduduk terhadap pencemaran lingkungan.
11. Menjelaskan dampak kepadatan penduduk terhadap terbatasnya ruang gerak.
Materi Pembelajaran : Pengaruh Kepadatan Populasi Manusia Terhadap Lingkungan
Metode Pembelajaran : Model
- Problem Based Instruction (PBI)
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Observasi
- Ceramah

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Mengapa manusia membutuhkan air bersih?
- Dapatkah kalian memberikan contoh lahan yang semestinya tidak digunakan untuk pemukiman?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah syarat-syarat air bersih?
- Apakah dampak peningkatan populasi manusia terhadap ketersediaan lahan?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah untuk mengamati lingkungan sekitar.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian penduduk.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan akibat kepadatan populasi manusia.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan syarat-syarat air bersih.
. Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan hubungan antara populasi penduduk dengan kebutuhan air bersih.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian udara bersih.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan cara mendapatkan udara bersih.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan hubungan antara populasi penduduk dengan kebutuhan udara bersih.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik (bersama guru) memperhatikan foto atau gambar-gambar yang didapat dari majalah, koran atau media lainnya yang memuat akibat kepadatan populasi manusia.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan hubungan antara populasi penduduk dengan kebutuhan pangan, ketersediaan lahan dan kerusakan lingkungan.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan dampak kepadatan penduduk yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan terbatasnya ruang gerak.
. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelompok lainnya.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 171-182
b. Buku referensi yang relevan
c. Gambar dan foto

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
- Uraian
- PG
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes uraian
Berikan empat contoh kerusakan lingkungan akibat peningkatan populasi manusia.
- Contoh tes PG
Air bersih merupakan air yang memenuhi syarat kualitas fisika, kimia dan biologi. Syarat biologi yaitu air....
a. tidak mengandung kuman-kuman penyakit
b. tidak mengandung zat-zat yang mengandung penyakit
c. jernih dan tidak berubah warna
d. jernih, tidak berasa, dan tidak berbau
...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah : SMP
Kelas / Semester : VII (tujuh)/Semester II
Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem.
Kompetensi Dasar : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan un-tuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Indikator : 1. Menjelaskan konsekuensi penebangan hutan dan pengaruhnya terha-dap kerusakan lingkungan serta upaya mengatasinya.
2. Menjelaskan pengaruh pencemaran air, udara, dan tanah kaitannya dengan aktivitas manusia dan upaya mengatasinya.
3. Mengusulkan cara penanggulangan pencemaran dan kerusakan ling-kungan.
Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan pengertian pencemaran lingkungan.
2. Menyebutkan ciri-ciri lingkungan alami.
3. Menyebutkan ciri-ciri lingkungan tercemar.
4. Membedakan lingkungan alami dan lingkungan tercemar
5. Menyebutkan sumber-sumber pencemaran lingkungan.
6. Menjelaskan pengertian pencemaran air.
7. Menjelaskan sumber-sumber pencemaran air.
8. Menjelaskan pengertian pencemaran udara.
9. Menyebutkan bahan-bahan pencemar udara.
10. Menjelaskan pengertian pencemaran tanah.
11. Menjelaskan akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran tanah.
12. Menjelaskan pengertian pencemaran suara.
13. Menyebutkan sumber-sumber pencemaran suara.
14. Menjelaskan akibat pencemaran terhadap makhluk hidup secara global.
15. Menjelaskan kegunaan hutan hujan tropis.
16. Menjelaskan kerugian akibat penebangan hutan.
17. Menjelaskan usaha-usaha mencegah dan mengatasi pencemaran.
18. Menjelaskan usaha-usaha mencegah dan mengatasi kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan.
Materi Pembelajaran : Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan
Metode Pembelajaran : Model
- Problem Based Instruction (PBI)
- Direct Instruction
- Cooperative Learning
Metode
- Diskusi kelompok
- Observasi
- Ceramah

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Mengapa sungai di perkotaan airnya berubah warna, berbau busuk dan penuh sampah?
- Mengapa limbah industri tidak boleh langsung dibuang ke sungai?
. Prasyarat pengetahuan
- Apakah ciri-ciri lingkungan yang tercemar?
- Sebutkan sumber-sumber pencemaran air?
b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah untuk mengamati lingkungan sekitar.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan pengertian pencemaran lingkungan.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan lingkungan alami dan lingkungan tercemar.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan ciri-ciri lingkungan alami dan lingkungan tercemar.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan sumber-sumber pencemaran lingkungan.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Guru membagi tugas kelompok:
- 2 kelompok diberi tugas untuk mengamati pencemaran air di sekitar lingkungan sekolah.
- 2 kelompok diberi tugas mengamati pencemaran udara di sekitar lingkungan sekolah.
- 2 kelompok diberi tugas mengamati pencemaran tanah di sekitar lingkungan sekolah.
- 2 kelompok diberi tugas mengamati pencemaran suara di sekitar lingkungan sekolah.
. Tugas kelompok minimal 1 minggu sebelum proses pembelajaran sudah diberikan.
. Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.
. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok lain.
. Guru memberikan penghargaan atau komentar tentang pekerjaan peserta didik.

c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan
. Motivasi dan apersepsi
- Ceritakan apa yang dimaksud dengan efek rumah kaca?
- Bolehkah kita melakukan penebangan hutan secara liar?
. Prasyarat pengetahuan
- Bagaimana terjadinya efek rumah kaca?
- Apakah kegunaan hutan hujan tropis?

b. Kegiatan Inti
. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
. Peserta didik (bersama guru) pergi ke halaman sekolah untuk mengamati lingkungan sekitar.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan akibat pencemaran terhadap makhluk hidup secara global.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan efek rumah kaca dan hujan asam.
. Wakil dari tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan kegunaan hutan hujan tropis.
. Peserta didik (bersama guru) memperhatikan foto atau gambar-gambar yang didapat dari majalah, koran atau media lain yang memuat akibat pencemaran dan kerusakan lingkungan.
. Peserta didik (bersama guru) mendiskusikan kerugian akibat penebangan hutan secara liar dan tidak bertanggung jawab.
. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan usaha-usaha mencegah dan mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
. Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.


c. Kegiatan Penutup
. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.
. Peserta didik (bersama guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.
. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu Jl.1B (Esis) halaman 183-207
b. Buku referensi yang relevan
c. Lingkungan
d. Artikel
e. Gambar

Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
- Tes tertulis
- Penugasan
b. Bentuk Instrumen:
- Uraian
- PG
- Tugas rumah
c. Contoh Instrumen:
- Contoh tes uraian
Sebutkan empat sumber yang dapat mencemari ekosistem perairan.
- Contoh tes PG
Salah satu usaha agar hutan dapat dilestarikan adalah....
a. menebang pohon jenis-jenis tertentu
b. memberantas hama tanaman di hutan
c. mengubah hutan menjadi tanah pertanian
d. mengadakan reboisasi
- Contoh tugas rumah
Pada saat libur, pergilah ke sekeliling tempat tinggal kalian. Lihat kerusakan-kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi. Buatlah poster yang isinya menghimbau agar kerusakan lingkungan tersebut dapat diatasi atau dihindari. Kalian dapat mendiskusikannya terlebih dahulu dengan orang tua kalian.














...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran



......................... ..................................
NIP. NIP.

1 komentar:

aa suhendri mengatakan...

Ijin share ya, ijin download juga.. saya mempunyai kumpulan media pembelajaran bagi yang memerlukan kumpulan media pembelajaran terlengkap silahkan klick disini .

Poskan Komentar